Cara Menentukan Kata Kunci atau Keyword Yang Benar

Pada kali ini saya akan menjelaskan tentang cara memilih keywords yang tepat.Keywords adalah bagian yang penting dari seo.keywords sangat berpengaruh kepada traffic jiga keyword yang kalian buat asal asalan/kurang bagus maka traffic kalian akan menurun
Jika traffic blog sudah menurun kemungkinan besar bakal pensiun dari dunia blog ini tanpa ada hasil
Tapi sih semoga yang masih memiliki traffic blog kecil seperti saya tidak akan berhenti ngeblog sampai benar-benar mateng di dunia blog.

Riset keyword itu apaan sih?

Riset keyword atau Riset kata kunci merupakan bagian dalam strategi pengoptimalan Seo dan peningkatan traffic
Bagi sobat yang ingin meningkatkan traffi pengunjung blog dari mesin pencari maka saya sarankan melakukan riset keyword.Walaupun Sobat masih bisa mendapatkan pengujung dari mesin pencari tanpa melakukan riset keyword, tapi cara tersebut akan berjalan kurang maksimal.
Pada intinya sobat hanya tinggal mencari kata kunci apa yang paling banyak dicari oleh calon pengunjung.
Saya yakin sobat sudah paham apa tujuan dari riset keyword.Jadi saya tak perlu menjelaskannya lebih detail

Mengenal jenis-jenis keyword

Sebelum sobat membaca lebih jauh saya ingin menjelaskan beberapa jenis keyword.
Beberapa jenis-jenis keyword tersebut adalah:
  1. Short tail keyword
  2. Long tail keyword
  3. Keyword abadi
  4. Keyword musiman
Sebenarnya jenis-jenis keyword itu lebih dari empat,namun menurut saya keempat itu merupakan pokoknya.
Berikut adalah penjelasan lebih lengkapnya:
1. Short tail keyword
Short tail keyword adalah jenis keyword yang hanya memiliki sedikit kata hanya sekitar 1-2 kata. Misalnya seperti ini :
  • Review Laptop
  • Laptop murah
  • Laptop terbaru
  • Smartphone Tercanggih
  • dll.
Jenis Short tail keyword ini merupakan keyword dengan persaingan yang tinggi.Jadi saya sarankan keyword ini untuk yang memiliki tingkat pelajaran SEO yang tinggi.
2. Long tail keyword
Long tail keyword merupakan versi panjang dari short tail keyword. Contohnya seperti ini:
  • Daftar Laptop Gaming Paling Keren
  • Kamera Smartphone Android Terbaik
  • dll.
Jika sobat masih pemula seperti saya maka long tail keyword ini direkomendasikan karena tingkat persaingan SEO yang lebih rendah dan memudahkan sobat untuk menguasai posisi teratas Search Engine.
Karena semua didunia ini memiliki kekurangan,begitupun dengan long tail keyword yaitu Keyword jenis ini tidak mendapatkan traffic yang lebih besar dari Short tail keyword kecuali ada faktor keberuntungan dan do'a.
3. Keyword abadi
Keyword abadi adalah keyword yang traffic pencarian nya tidak hilang karena waktu
Contohnya kata kunci berikut ini:
“Cara menyembuhkan sakit perut”
mengapa saya katakan kata kunci diatas itu abadi?ya karena semua orang pasti mengalami yang namanya sakit perut kecuali orang yang tidak punya perut.hihihi
4. Keyword musiman
Keyword musiman adalah kebalikan dari keyword abadi, yaitu keyword yang bersifat musiman atau hanya populer sesaat.
Contohnya kata kunci berikut ini:
-Jadwal sepal bola.
-batu akik
Sobat pasti sudah mengerti kan apa perbedaannya Keyword musiman dan abadi 

Cara Riset Keyword

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, gimana caranya melakukan riset keyword?
Nah di saya akan melakukan tutorial dengan memanfaatkan dua tools gratisbernama Ubersuggest dan juga Google Adwords: Keyword Planner.
Sebenarnya bisa saja hanya menggunakan Google AdWords: Keyword Planner, namun hasil keyword yang dihasilkan jadi kurang bervariasi. Maka kita akan meminta bantuan dari Ubersuggest.
Fungsi dari Ubersuggest di sini adalah untuk menemukan variasi dari keyword utama yang kita target. Tujuannya untuk membuat long tail keyword.
Sebenarnya Ubbersuggest masih ada beberapa tools lain yang tidak kalah bagus, seperti:
  • http://keywordshitter.com
  • http://keywordtool.io
  • dll.
Tapi untuk kali ini saya tidak akan menggunakan Tools diatas. Mungkin lain waktu saya akan membuat tutorialnya.
Back To Topic!!
Sedangkan tugas dari Google Adwords: Keyword Planner sendiri udah pasti untuk menganalisis jumlah pencarian dan juga tingkat persaingan pengiklan AdWords (cocok untuk yang ingin menghasilkan uang dari Blog).
Bagaimana Sih Caranya? silakan disimak di bawah ini :

Langkah Pertama: Mencari anak keyword

Hal pertama yang perlu sobat lakukan adalah mencari benih keyword yang berhubungan dengan niche blog sobat.
Anak keyword adalah keyword yang akan kita gunakan untuk menemukan keyword-keyword yang lain atau sering disebut sebagai keyword turunan.
Umumnya benih keyword terdiri dari satu atau dua kata saja, jadi termasuk dalam kategori short tail keyword.
Untuk mencari anak keyword sobat bisa menggunakan Insting sobat. Pikirkan kira-kira kata kunci apa yang berhubungan dengan topik/niche blog atau website sobat.
Misalnya jika blog sobat membahas Teknologi, maka benih keyword-nya bisa seperti:
  • Komputer
  • Internet
  • Gadget
  • dll.

Langkah Kedua: Mencari long tail keyword

Jika sobat sudah menemukan daftar benih keyword, sekarang saatnya menggunakan benih-benih keyword tersebut untuk menemukan keyword turunan berupa long tail keyword.
Caranya...
1. Pergi ke http://ubersuggest.org
2. Masukan kata kunci apa saja yang menurut sobat berhubungan dengan topik blog sobat.

  • Masukan kata kunci. Dalam hal ini contohnya “Laptop
  • Pilih bahasa. Dalam hal ini contohnya “Indonesian
  • Klik Suggest
3. Setelah itu akan muncul daftar keyword yang berkaitan dengan “Laptop

4. Karena daftar keyword-nya masih terdiri dua sampai tiga kata saja, sobat bisa klik daftar keyword yang tampil di situ, maka ubersuggest akan otomatis mencari daftar keyword turunan yang lain.

5. Jika sudah, klik aja “Kolom Keyword

6. Klik "View As Text"

7. Copy semua keyword dan simpan di komputer sobat dalam bentuk  file .txt

Langkah Ketiga: Menganalisis Jumlah Pencarian Keyword

Langkah selanjutnya adalah menganalisis jumah pencarian di mesin pencari dari keyword-keyword yang sudah kita dapatkan dari Ubersuggest.
Hal yang paling mudah yang bisa kita lakukan adalah dengan memanfaatkan Google AdWords Keyword Planner.
Caranya:


  1. Klik “Dapatkan data dan tren volume penelusuran
  2. Upload file keyword yang sudah sobat simpan sebelumnya
  3. Klik “Get search volume”
2. Klik “Download
3. Pilih format file ".CSV" dan klik Download
4. Buka file CSV yang sudah didownload setelah itu silakan bisa dipilih-pilih mana kata kunci yang paling bagus berdasarkan jumlah pencarian yang sobat inginkan.
Data-data yang ditampilkan di Google keywords Planner tidaklah 100% akurat jadi itu hanya sebagai patokan.

Langkah Keempat: Menganalisa tingkat persaingan Keyword

Yang tentu saja tidak kalah penting adalah menganalisa tingkat persaingan keyword dimesin pencari

Untuk cara menganalisis tingkat persaingan sobat bisa memanfaatkan Extensi browser seperti SEOQuake atau MozBar.
Dengan memanfaatkan extensi browser seperti SEOQuake, kita bisa melihat PR, Backlink, ranking alexa, dll. dari web-web yang muncul pada SERP atau halaman hasil pencarian.
Gimana sih caranya menentukan keyword yang persaingannya kecil??
Sobat bisa menentukan tingkat persaingan keyword berdasarkan dari Jumlah hasil pencarian, pagerank, rangking alexa, jumlah index, dll.
Beberapa tips yang bisa saya berikan adalah :
  • Jangan pilih keyword yang memiliki jumlah hasil pencarian di atas satu juta.
  • Jangan pilih keyword yang dikuasi oleh web-web otoriatas, contohnya: Wikipedia
  • Jangan pilih keyword yang dikuasi oleh web-web dengan pagerank di atas 5
  • Jangan pilih keyword yang dikuasi oleh web-web dengan page authority dan domain authority di atas 50 (gunakan Extensi MozBar)
  • dan lain sebagainya

Penutup
Mungkin segitu saja jika punya tambahan share di kolom komentar yaa.

Share this